
Daftar Isi
Jakarta, jllangley Indonesia
—
PT Bank Central Asia Tbk atau
BCA
membantah rumor yang menyebut konglomerat asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias
Haji Isam
, akan mengakuisisi
saham
perseroan.
Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan informasi mengenai rencana aksi korporasi tersebut tidak benar.
“Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” ujar Hera dalam keterangannya, Jumat (25/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hera mengimbau masyarakat dan nasabah untuk mengakses informasi mengenai BCA melalui sumber resmi perusahaan maupun media yang kredibel.
“Kami mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel. BCA senantiasa beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas, dan sesuai regulasi yang berlaku,” katanya.
Rumor mengenai rencana akuisisi BCA oleh Haji Isam sebelumnya beredar di media sosial, salah satunya di akun edukasi dan komunitas investasi saham di Instagram.
Dalam unggahan yang beredar, Haji Isam disebut-sebut akan mengakuisisi kepemilikan saham BCA melalui jaringan bisnisnya. Namun, unggahan itu juga menyebut informasi mengenai rencana akuisisi tersebut masih sebatas rumor.
BCA merupakan bank swasta yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan kode BBCA. Pemegang saham pengendali BCA adalah PT Dwimuria Investama Andalan, perusahaan yang terafiliasi dengan keluarga Hartono.
[Gambas:Youtube]
(lau/pta)
Baca lagi: Formula 1: Max Verstappen Teken Kontrak Baru di Red Bull
Baca lagi: Korban Dugaan Kekerasan Betrand Peto Siapkan Bukti Penting ke Polisi
Baca lagi: Akun IG Vokalis Juicy Luicy Hilang usai Batal Tampil di Batam



