BI Catat Modal Asing Masuk US$400 Juta di Tengah Gejolak Global

Daftar Isi

Jakarta, jllangley Indonesia

—

Bank Indonesia

(BI) mencatat

aliran modal asing

masih masuk ke Indonesia di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. Hingga 21 September 2026, aliran modal asing pada kuartal III 2026 tercatat sebesar US$400 juta.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan aliran modal tersebut terutama ditopang oleh masuknya dana asing ke Surat Berharga Negara (SBN).

“Aliran investasi portofolio asing pada triwulan III 2026 (hingga 21 September 2026) mencatat

net inflows

sebesar US$0,4 miliar, ditopang penerbitan

global bond

Pemerintah serta

inflows

pada Surat Berharga Negara (SBN)” ujar Destry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (23/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Destry, aliran modal asing tersebut turut didukung oleh prospek perekonomian Indonesia yang masih positif.

“BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada dalam kisaran 4,9-5,7 persen,” ujarnya.

Destry mengatakan pertumbuhan ekonomi domestik masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga.

Kondisi tersebut didukung berbagai stimulus fiskal pemerintah serta meningkatnya keyakinan dan ekspektasi penghasilan masyarakat.

Di sisi lain, investasi juga masih tumbuh baik, terutama investasi pemerintah.

Lebih lanjut, bank sentral terus mendorong penguatan investasi swasta agar dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih besar.

Meski aliran modal asing masih tercatat masuk, BI tetap mewaspadai tingginya ketidakpastian pasar keuangan global yang dapat memengaruhi pergerakan modal dan nilai tukar rupiah.

[Gambas:Video jllangley]

(lau/sfr)

Baca lagi: Presiden Iran di PBB: Kami yang Diserang, tapi Kami yang Dicap Teroris

Baca lagi: Penjualan Pertamax Green Naik 446 Persen, Tembus 132 KL per Hari

Baca lagi: Detik-detik Penumpang Melahirkan di KRL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: