
Jakarta, jllangley Indonesia
—
Otoritas Jasa Keuangan (
OJK
) mengungkap skema modus
penipuan
digital yang berpotensi menyerang penikmat
drama China
. Popularitas serial tersebut, kini justru dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan siber untuk menjerat korban.
Para pelaku kejahatan siber diduga menyusupkan skema penipuan melalui situs-situs
streaming
drama China. Untuk itu, Otoritas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital terbaru yang menyasar penonton drama China secara
online
.
OJK mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati pada modus penipuan, seperti dugaan modus pengerjaan tugas menonton film drama China dan pembelian hak cipta film untuk memperoleh keuntungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, ada modus penipuan yang diduga melalui
impersonation
dan skema pembuatan akun-akun
e-commerce
dan deposit dana untuk memperoleh komisi.
Adapula modus dugaan melakukan penipuan melalui impersonation dan penawaran melakukan tugas menonton iklan, dan pembiayaan proyek fiktif, serta modus penipuan yang diduga melalui investasi kripto melalui skema copy trading.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengungkapkan bahwa sepanjang periode 1 Januari hingga 20 Mei 2026, OJK telah mengantongi total 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal,melansir CNBC Indonesia pada Senin (22/6).
[Gambas:Youtube]
Menindaklanjuti maraknya laporan tersebut, OJK melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) bergerak cepat melakukan pemblokiran massal.
Hingga pertengahan Mei ini, Satgas PASTI tercatat telah menghentikan operasional 951 entitas pinjaman online (pinjol) ilegal, 8 penawaran investasi ilegal, serta 1 aktivitas keuangan ilegal lainnya. Tindakan tegas ini dilakukan pada sejumlah situs dan aplikasi yang dinilai berpotensi kuat merugikan keuangan masyarakat.
Dicky mengungkapkan sepanjang periode Mei 2026, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan usaha dengan berbagai modus. Termasuk penipuan dari pihak asing yang diduga menipu dengan modus impersonation dan penawaran investasi saham IPO.
Dalam rangka penegakan ketentuan perlindungan konsumen, OJK telah memberikan peringatan tertulis dan atau sanksi administratif berupa 48 peringatan tertulis kepada 44 PUJK, 5 instruksi tertulis kepada 5 PUJK, dan 17 sanksi denda kepada 15 PUJK.
Sementara itu dalam periode yang sama, dari sisi penawaran perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) atau
market conduct
, OJK telah mengenakan 17 sanksi administratif berupa peringatan tertulis dan 11 sanksi administratif berupa denda.
(ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Operator Wacanakan Fitur Akumulasi Usai Kisruh Kuota Internet Hangus
Baca lagi: Mayapada Eye Centre Ajak Masyarakat Berinvestasi pada Kesehatan Mata
Baca lagi: 100 Tahun Hilang, Burung Nuri Dahi Biru Muncul Kembali di Pulau Buru




4 Responses
Kontennya sangat layak dijadikan bahan bacaan tambahan. Untuk referensi lain, silakan kunjungi Link login alternatif PROFIT 88.
Konten yang sangat menarik dan penuh manfaat. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru yang dapat membantu memperluas wawasan serta meningkatkan pemahaman saya mengenai berbagai topik penting. Terima kasih telah menghadirkan artikel yang luar biasa. Jangan lupa mengunjungi http://cgfa.telepac.pt/LDP/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Nederlands/July2002/article245.meta.shtml.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://www.nsfocus.net/vulndb/12750 bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Artikel yang inspiratif dan memberikan tambahan wawasan baru. http://www.ayf.nativeweb.org/ayflitxt.htm