
Jakarta, jllangley Indonesia
—
PT Bank KB Indonesia Tbk (
KB Bank
) merespons soal isu pemutusan hubungan kerja (
PHK
) massal setelah mencuat kabar jumlah karyawan berkurang 600 orang sepanjang periode Maret 2025-Maret 2026.
Corporate Secretary KB Bank Ariz Dian Perkasa mengungkapkan perusahaan memang tengah menjalankan transformasi berkelanjutan sebagai bagian dari strategi untuk membangun organisasi yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kapabilitas dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan untuk meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat kapabilitas digital, meningkatkan produktivitas jaringan, serta mendukung pertumbuhan bisnis dan profitabilitas yang berkelanjutan,” ujar Ariz melalui hak jawab yang disampaikan kepada redaksi jllangleyIndonesia.com, Senin (6/7).
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, sambung Ariz, perseroan melakukan optimalisasi tenaga kerja yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik
(good corporate governance
).
“Sebelum pelaksanaannya, perseroan telah berkoordinasi dengan regulator serta menyampaikan pelaporan kepada Dinas Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. KB Bank memastikan kegiatan operasional dan layanan kepada nasabah tetap berjalan normal,” ujarnya.
Sejalan dengan transformasi yang dijalankan, Perseroan terus memperkuat kapabilitas digital dan meningkatkan produktivitas jaringan untuk memberikan layanan yang optimal kepada nasabah melalui kombinasi jaringan kantor dan kanal digital.
“Indonesia tetap menjadi pasar yang strategis bagi KB Bank. Dengan dukungan penuh dari KB Financial Group, Perseroan berkomitmen untuk terus melanjutkan agenda transformasi, memperkuat fundamental bisnis, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, nasabah, karyawan, serta seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ariz.
[Gambas:Video jllangley]
(sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Perjanjian Pranikah Taylor Swift dan Travis Kelce Setebal 40 Halaman
Baca lagi: 5 Tanda Orang Tua Alami Parenting Burnout Tapi Tak Menyadarinya
Baca lagi: Viral Pemilik Toyota Innova Ngamuk, Mobil Rusak Usai Diisi Bioetanol




4 Responses
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di http://users.atw.hu/etnies-klan/index.php?site=gallery&picID=1&sorttype=DESC&page=7384 ya guys.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari http://iop.chez.com/u.php?action=show&username=nadinei67 juga mengulas hal serupa.
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://kldp.org/comment/352006 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Penulis mengadopsi pendekatan deduktif yang sangat disiplin, membuat alur penalaran dari premis ke konklusi terasa begitu lurus https://magic.ly/markonah/Mendefinisikan-Ulang-Estetika-Ruang-dalam-Desain-Modern