
Jakarta, jllangley Indonesia
—
Kementerian Komunikasi dan Digital (
Komdigi
) mengungkap ribuan rekening bank telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (
OJK
) untuk ditindaklanjuti karena terindikasi digunakan dalam aktivitas judi online (
judol
).
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan data tersebut merupakan bagian dari penguatan sinergi antara Komdigi, OJK, dan industri perbankan dalam memutus aliran dana yang digunakan dalam praktik perjudian daring.
“Bank dengan pelanggan terbanyak mungkin tantangannya jadi lebih berat, sehingga jumlahnya cukup besar. Ini data-data yang kita laporkan ke OJK yang terkait dengan lebih dari 7 ribu (rekening),” ujar Meutya dalam OJK Banking Forum 2026 di Jakarta, Selasa (14/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan paparan Meutya, rekening yang paling banyak diajukan untuk ditindaklanjuti terbanyak mencapai 7.317 rekening, diikuti bank dengan 6.440 rekening terindikasi judol hingga ada bank dengan 1.363 rekening.
Komdigi juga mengajukan rekening dari perbankan syariah hingga konvensional, dari yang diduga memiliki 681 rekening terkait judol, hingga bank dengan kurang dari 14 rekening terkait judol.
Meutya menegaskan data tersebut bukan untuk menyudutkan perbankan tertentu. Menurutnya, bank dengan jumlah nasabah lebih besar memang menghadapi tantangan lebih tinggi karena lebih banyak digunakan sebagai sarana transaksi.
[Gambas:Youtube]
“Kalau ada yang banknya tidak termasuk di sini, jangan juga kemudian merasa sudah menang. Karena modusnya berpindah-pindah dengan sangat cepat. Situs berpindah-pindah dengan sangat cepat, rekening atau transaksi juga berpindah-pindah dengan sangat cepat,” katanya.
Ia menilai rekening penampung menjadi bagian penting dalam ekosistem judi online yang harus diputus, sehingga upaya pemberantasan tidak cukup hanya dengan memblokir situs.
“Kita memahami bahwa pemutusan situs harus juga dibarengi dengan mengamputasi leher dari ekosistem judi
online
, yaitu rekening-rekening penampung,” ujarnya.
Karena itu, Meutya meminta perbankan memperkuat penerapan
know your customer
(KYC) agar rekening yang berpotensi digunakan sebagai penampung dana judi online dapat dideteksi sejak awal.
“Kita meyakini kalau KYC Bapak-Ibu dikuatkan hingga ke daerah atau gerai-gerai perbankan, ini bisa dideteksi lebih awal. Jadi tidak usah ada banyak laporan rekening bermasalah kalau dari awal pembukaan rekeningnya bisa dihindari,” katanya.
Meutya mengatakan data rekening tersebut telah disampaikan kepada OJK untuk dilakukan proses
enhanced due diligence
(EDD). Dari sekitar 38 ribu rekening yang diajukan Komdigi, sebanyak 32.453 rekening telah diblokir setelah melalui proses verifikasi.
Selain rekening bank, Komdigi juga mengajukan sejumlah akun dompet digital kepada Bank Indonesia untuk ditindaklanjuti. Penyelenggara dengan jumlah akun dompet digital terbanyak yang diajukan Komdigi mencapai 2.954 akun, disusul penerbit dompet digital lainnya dengan 1.682 akun, hingga yang terkecil adalah penerbit dompet digital dengan dua akun terindikasi aktivitas judi online.
(lau/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Siapa Aktor Shaolin Soccer yang Kembali di Kung Fu Soccer?
Baca lagi: Kedekatan Palestina-Spanyol, Pengakuan Negara hingga Piala Dunia
Baca lagi: Durasi Avengers Doomsday Terungkap, Salah Satu Film Terpanjang MCU




7 Responses
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=290027 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1201011991 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/274653 deh, lengkap parah!
Makasih banyak atas informasinya, sangat bermanfaat! Sebagai referensi tambahan, teman-teman juga bisa cek tulisan di https://yoecks-scrix-hypeant.yolasite.com/.
Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas tuntas materi ini dengan bahasa yang santai. Makasih min. Info pelengkap yang searah bisa dicek juga lewat tautan https://ocj.com/category/countrylife/page/249/?cur=catalog%2Flist&id=660&title=PCE-MPC_20
Artikelnya ngebantu banget nih buat nambah wawasan, bahasannya rapi dan gampang dimengerti. Buat pelengkap materi, coba deh intip bahasan menarik di https://www.kqed.org/news/10779460/iranian-american-entrepreneurs-want-you-to-taste-the-fruit-of-the-recent-nuclear-deal
Bagus banget artikelnya min, bener-bener ngebuka sudut pandang baru hari ini. Sukses terus ya! Sebagai tambahan bahan bacaan pendukung yang relevan, temen-temen bisa coba intip link https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296977758_htm