
Jakarta, jllangley Indonesia
—
Nilai tukar
rupiah
berada di level Rp17.861 per
dolar AS
pada Rabu (19/8) pagi. Mata uang Garuda menguat 1 poin atau 0,01 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang menguat 0,10 persen, baht Thailand melemah 0,12 persen, yuan China menguat 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,12 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,39 persen.
Dolar Singapura melemah 0,01 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, mata uang utama negara maju juga bergerak bervariasi. Tercatat euro Eropa menguat 0,01 persen, poundsterling Inggris melemah 0,01 persen, dan franc Swiss menguat 0,05 persen.
Dolar Australia tercatat melemah 0,17 persen, dan dolar Kanada menguat 0,01 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah berpotensi melemah terhadap dolar di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia.
“Namun, pelemahan mungkin akan terbatas, dengan investor cenderung wait and see menantikan RDG BI sore ini,” ujar Lukman kepada
jllangleyIndonesia.com.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17.800 per dolar AS – Rp17.900 per dolar AS.
[Gambas:Video jllangley]
(ldy/pta)
Baca lagi: Harga Emas Antam Anjlok Rp50 Ribu Jadi Rp2,645 Juta per Gram
Baca lagi: SKIN+ Clinic Hadirkan SKIN+Booster bagi Konsumen “Skintellectual”
Baca lagi: Mengenal Kartu Kredit Indonesia, Apa Kelebihannya?




2 Responses
Tulisan yang bagus dan penuh wawasan. Setiap pembahasan memberikan informasi yang menarik serta menambah pengetahuan baru bagi pembaca. Terima kasih sudah menyediakan konten yang informatif seperti ini. Jangan lupa mengunjungi RAJAEROPA DAFTAR.
Informasi yang disajikan sangat lengkap dan mudah dipahami. Buat teman-teman yang ingin cari info terupdate seputar platform resminya, silakan langsung kunjungi misteruntung88 link ya!