Rupiah Ditutup Jeblok ke Rp17.907 per Dolar AS

Jakarta, jllangley Indonesia

Nilai tukar

rupiah

berada di level Rp17.907 per

dolar AS

pada perdagangan Selasa (30/6) sore. Mata uang Garuda melemah 56 poin atau 0,31 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga melemah terhadap dolar AS. Peso Filipina terdepresiasi 0,27 persen, ringgit Malaysia melemah 0,14 persen, won Korea Selatan turun 0,73 persen, yen Jepang terkoreksi 0,27 persen, dolar Singapura melemah 0,17 persen, dan dolar Hong Kong turun tipis 0,02 persen.

Sementara itu, yuan China menjadi satu-satunya mata uang di kawasan yang menguat setelah terapresiasi 0,12 persen terhadap dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mata uang utama negara maju juga didominasi pelemahan. Euro Eropa turun 0,31 persen, poundsterling Inggris melemah 0,24 persen, dolar Australia terkoreksi 0,14 persen, dolar Kanada turun 0,15 persen, serta franc Swiss melemah 0,25 persen.

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan indeks dolar AS dipicu oleh meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah serta menguatnya ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini.

Dari dalam negeri, ia menilai pasar tengah menantikan data neraca perdagangan Mei di tengah kekhawatiran penyusutan surplus perdagangan yang berpotensi memperlebar defisit transaksi berjalan. Selain itu, tekanan inflasi di sejumlah daerah serta sentimen terhadap regulasi baru terkait obligasi investasi negara juga turut memengaruhi pergerakan rupiah.

[Gambas:Youtube]

“Ketimpangan inflasi dipicu oleh beberapa faktor, seperti rantai tata niaga pangan domestik yang belum efisien, fluktuasi cuaca setempat, serta pola tanam antar-daerah yang belum terkoordinasi,” ujar Ibrahim dalam keterangan resminya.

Untuk perdagangan Rabu (1/7), Ibrahim memperkirakan rupiah masih akan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp17.900 hingga Rp17.950 per dolar AS.

(lau/ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Van Ness Wu F4 Umumkan Pernikahan Kedua

Baca lagi: Ironis, Kebengisan Raja Ini Malah Bikin Suhu Bumi Sempat Turun

Baca lagi: Dito Ariotedjo Dicecar soal 2 Tersangka Swasta di Kasus Kuota Haji

7 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: