Rupiah Jatuh ke Rp17.952 Pagi Ini

Jakarta, jllangley Indonesia

Nilai tukar

rupiah

berada di level Rp17.952 per

dolar AS

pada perdagangan Kamis (11/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 8 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS. Won Korea Selatan memimpin pelemahan dengan turun 0,50 persen, diikuti ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,04 persen dan yuan China yang melemah 0,03 persen.

Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya masih mampu menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina naik 0,11 persen, yen Jepang menguat 0,03 persen, dolar Singapura bertambah 0,02 persen, dan dolar Hong Kong naik tipis 0,01 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kelompok mata uang negara maju, mayoritas bergerak menguat terhadap dolar AS. Franc Swiss memimpin penguatan dengan naik 0,20 persen, disusul euro Eropa 0,16 persen, poundsterling Inggris 0,12 persen, dolar Australia 0,07 persen, dan dolar Kanada 0,07 persen.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan terhadap dolar AS, meski ruang apresiasinya diperkirakan terbatas.

“Rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS. Namun penguatan diperkirakan terbatas oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia,” ujar Lukman kepada

jllangleyIndonesia.com.

Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.850-Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

[Gambas:Youtube]

(lau/pta)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: MMAJ Jakarta 2026 Digelar, Bawa Kolaborasi Budaya Jepang-Indonesia

Baca lagi: Media Negara Tetangga RI Soroti Harga Pertamax di Indonesia Naik

Baca lagi: SPMB Jabar Bermasalah, Pengisian Data PCMB untuk SMA/SMK Diperpanjang

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: