
Jakarta, jllangley Indonesia
—
Nilai tukar
rupiah
berada di posisi Rp17.979 per
dolar AS
pada perdagangan Jumat (24/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 43 poin atau 0,24 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan sejumlah mata uang Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,10 persen, ringgit Malaysia terkoreksi 0,12 persen, serta dolar Hong Kong turun tipis 0,01 persen.
Sementara itu, mata uang Asia lainnya justru menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura naik 0,01 persen, yen Jepang menguat 0,05 persen, dan won Korea Selatan melonjak 0,79 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, mata uang utama negara maju kompak menguat terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,06 persen, poundsterling Inggris menguat 0,04 persen, dolar Australia terapresiasi 0,10 persen, dolar Kanada naik 0,08 persen, dan franc Swiss menguat 0,05 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan di tengah meningkatnya sentimen risk off global akibat eskalasi geopolitik terbaru di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen
risk off
global oleh eskalasi geopolitik terbaru di Timur Tengah yang melejitkan harga minyak mentah dunia,” ujar Lukman kepada
jllangleyIndonesia.com,
Kamis (23/7).
Ia memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
[Gambas:Youtube]
(lau/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Bukan Cuma Kurikulum, DPR Akan Bahas soal LGBTQ di RUU Sisdiknas
Baca lagi: Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Kuliner Dunia 2026
Baca lagi: Komdigi Target Kecepatan Internet Seluler RI Tembus 100 Mbps di 2029




One Response
Ulasan yang luar biasa informatif, pas banget pas lagi nyari materi pendukung buat tugas riset kecil saya. Sukses terus min. Sekadar berbagi sumber info lain yang relevan, coba deh intip tautan https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320209831_htm