Rupiah Makin Loyo ke Rp17.965 per Dolar AS Pagi Ini

Jakarta, jllangley Indonesia

Nilai tukar

rupiah

berada di level Rp17.965 per

dolar AS

pada perdagangan Rabu (1/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 58 poin atau 0,32 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,07 persen, dolar Singapura melemah 0,13 persen, peso Filipina terdepresiasi 0,43 persen, yen Jepang turun 0,08 persen, won Korea Selatan melemah 0,63 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,09 persen, serta dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen.

Tekanan serupa juga dialami mata uang utama negara maju. Euro Eropa turun 0,16 persen, poundsterling Inggris melemah 0,17 persen, dolar Australia terkoreksi 0,17 persen, dolar Kanada turun 0,16 persen, dan franc Swiss melemah 0,10 persen terhadap dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah masih berpotensi melemah seiring penguatan dolar AS setelah rilis data lowongan pekerjaan Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan pasar.

“Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data lowongan pekerjaan AS (JOLTS) tercatat lebih kuat dari perkiraan. Namun, pelemahan diperkirakan terbatas karena investor masih menantikan data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia yang akan dirilis siang ini,” ujar Lukman kepada jllangleyIndonesia.com.

Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.

[Gambas:Youtube]

(lau/ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Iran Bantah Keras Klaim Trump Mohon-mohon Pertemuan di Qatar

Baca lagi: Momen Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di Acara HUT Bhayangkara

Baca lagi: TRAC Hadirkan Solusi Aman dan Nyaman Rental Mobil Saat Liburan Nataru

7 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: