
Jakarta, jllangley Indonesia
—
Nilai tukar
rupiah
berada di level Rp17.877 per
dolar AS
pada perdagangan Rabu (12/8) sore. Mata uang Garuda melemah 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah terjadi di tengah mata uang Asia yang bergerak variatif terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,08 persen dan ringgit Malaysia terapresiasi 0,10 persen. Sementara yuan China bergerak stabil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, dolar Singapura melemah 0,04 persen, yen Jepang turun 0,03 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,36 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen.
Sementara itu, mata uang utama negara maju juga bergerak variatif terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,03 persen dan dolar Kanada terapresiasi 0,04 persen.
Sebaliknya, euro Eropa melemah 0,03 persen, dolar Australia terkoreksi 0,03 persen, dan franc Swiss turun 0,25 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah pada perdagangan hari ini karena investor cenderung berhati-hati menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) dan pengumuman MSCI.
“Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS oleh kehati-hatian investor mengantisipasi data inflasi AS malam ini dan pengumuman MSCI Kamis dini hari. Walau sempat didukung oleh pengajuan Destry sebagai gubernur BI, penguatan yang besar itu terimbas aksi profit taking, terlebih setelah data penjualan ritel yang mengecewakan,” ujar Lukman kepada
jllangleyIndonesia.com.
[Gambas:Video jllangley]
(lau/sfr)
Baca lagi: Mengenal Karakter Utama Kung Fu Soccer Stephen Chow
Baca lagi: Suzuki XL7 Terbaru Dapat Beragam Fitur dan Pembaruan
Baca lagi: Mentan Amran Sulaiman Akan Bertemu Komnas Perempuan



3 Responses
Pembahasan yang sangat menarik dan mudah dimengerti. Buat temen-temen yang mau cek info lengkap serta pembaruan sistemnya, bisa langsung mampir ke ultra ruby ya!
fins88cobain dah ini situs thailand gokil banget ga ada obeng
untung365 pusat main game online paling mantep