
Jakarta, jllangley Indonesia
—
Nilai tukar
rupiah
berada di level Rp17.951 per
dolar AS
pada perdagangan Jumat (3/7) pagi. Mata uang Garuda menguat tipis 44 poin atau 0,24 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,07 persen, dolar Singapura 0,12 persen, peso Filipina menguat 0,26 persen, yen Jepang melemah 0,03 persen, won Korea Selatan melemah 0,15 persen, ringgit Malaysia menguat 0,42 persen, serta dolar Hong Kong menguat 0,01 persen.
Pergerakan beragam juga dialami mata uang utama negara maju. Euro Eropa menguat tipis 0,10 persen, poundsterling Inggris menguat 0,13 persen, dolar Australia menguat 0,20 persen, dolar Kanada menguat 0,08 persen, dan franc Swiss menguat 0,12 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi memprediksi pergerakan rupiah cenderung masih akan fluktuatif dan berpotensi ditutup melemah. Hal ini ditopang berbagai sentimen eksternal dan internal sebagai penggerak.
“Kepercayaan pelaku pasar terhadap Indonesia dinilai menghadapi ujian cukup berat setelah munculnya sejumlah sentimen negatif memasuki kuartal II,” ujar Ibrahim dalam keterangan resmiya, Kamis (2/7).
Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.990 hingga Rp18.050 per dolar AS.
[Gambas:Youtube]
(ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Synchronize Fest 2026 Umumkan Lineup Fase 1 & 2
Baca lagi: Makin Aman, Begini Cara Bikin Username Key WhatsApp
Baca lagi: Piala Dunia 2026: Alasan Gol Gvardiol di Portugal vs Kroasia Dianulir




10 Responses
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=965 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan http://e-vote.pepper.jp/business/445.html yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1115 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://lb02.smashwords.com/profile/view/SteveKuhn deh, lengkap parah!
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://opentutorials.org/profile/206064 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://xtremepape.rs/members/epicureannycom.513108/about yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.buzzbii.com/epicureannycom/likes tadi.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://kldp.org/comment/351707 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Artikel ini memberikan bekal konseptual yang sangat kuat untuk mengantisipasi disrupsi pasar dan teknologi di masa depan https://magic.ly/erpeeee/BEJO-SI-PENJELAJAH
Sebuah ulasan yang tidak hanya menambah informasi, melainkan melakukan kalibrasi ulang terhadap cara kita memproses sebuah ilmu https://www.sweclockers.com/forum/trad/622498-faq-foobar2000-visa-din-foobar2000-layout