
Jakarta, jllangley Indonesia
—
Nilai tukar
rupiah
berada di level Rp18.091 per
dolar AS
pada perdagangan Senin (13/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 26 poin atau 0,14 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,11 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,13 persen.
Kemudian, Dolar Singapura melemah 0,15 persen, yen Jepang turun 0,20 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,39 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mata uang utama negara maju juga melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,17 persen, poundsterling Inggris melemah 0,17 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,28 persen. Di sisi lain, dolar Kanada melemah 0,06 persen, sedangkan franc Swiss melemah 0,16 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah kembali meningkatnya konflik di Timur Tengah.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah kembali meningkatnya tensi geopolitik di timteng yang menyebabkan lonjakan pada harga minyak mentah dunia,” ujarnya kepada
jllangleyIndonesia.com
, Senin (13/7)
Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS.
[Gambas:Youtube]
(fln/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kalah dari Daily Mail, Harry Disebut Bokek Buat Bayar Biaya Kasus
Baca lagi: Prabowo Sentil Keras Pemimpin Pengkhianat Bakal Kena Hukum Karma
Baca lagi: Bersama Istri Wapres, Tri Tito Hadiri Acara Syukuran 46 Tahun Dekranas




6 Responses
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://kldp.org/comment/351941 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285970 tadi.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=290027 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://kldp.org/comment/279594 di situ lengkap juga.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://kldp.org/comment/351729 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Artikel yang sangat mengedukasi dan membantu banget buat ngumpulin data riset kecil saya. Sukses terus min! Temen-temen yang mau nyari bahan bacaan tambahan, silakan kunjungi https://kierstenzshina.pages.dev/